Pages

20130826

Perfect MoM or Not???

sumber gambar : http://www.suaramerdeka.com

Menjadi seorang ibu adalah anugerah yang tak terhingga, merasakan belajar menjaga amanah yang dititipkan , sehingga banyak yang mengatakan mempunyai anak adalah cap wanita yang sempurna (halah...).
"Perfect Mom" seringkali menjadi perdebatan. Capek sebenarnya kalau mau membahas hal ini, menentukan yang sempurna atau tidak sempurna, menjadikan perdebatan yang gak ada habisnya antara ibu-ibu di grup FB.
Nah, kebetulan iseng-iseng gabung di grup ibu menyusui, walaupun belom punya baby pengen juga dapat ilmu di grup itu. Awal-awalnya senang banget , banyak file-file yang ilmunya sangat bermanfaat. Tapi akhir-akhir ini sangat disayangkan wallnya akhirnya terpaksa ditutup karena perdebatan yang alot antara sesama membernya.
Ada status kiriman yang membahas kalo seorang ibu sempurna bila memberi ASI eksklusif, nah loh ibu-ibu yang gak bisa memberi ASI sepenuhnya agak meradang karna disebutkanlah hal-hal yang tidak pantas bahwa ibu yang gak beri ASI kurang berusahalah...yang malaslah...
Ada juga yang mengatakan kalau belum punya anak sendiri belum sempurna loe jadi wanita, hiks trus gua apaan donk??
Setiap orang memang bebas mengeluarkan pendapat, tapi kalau menyakitkan orang lain koq rasanya bikin nyesek dada, iya nggak...tul gak
Kesempurnaan seorang ibu bukan hanya punya baby atau sudah memberi ASI sampai S1. S2 atau S3 (ntar gelarnya professor yah klo S3???), kesempurnaan lebih dalam pengertiannya dari itu, secara fisik dan batin, kayaknya kita jauh dari sempurna bila diuraikan satu persatu
Seorang ibu tanpa anak, tanpa bisa memberi ASI tapi tulus ikhlas memberi bagi anak Yatim gimana? apa kita cap nggak sempurna?
Atau seorang ibu yang mempunya baby tapi tidak bisa memberi ASI sepenuhnya, karena keterbatasan fisik, ia berusaha agar babynya sehat walaupun dengan berat hati memberi susu formula, terus karna susu formula dicap anak S**i???Haaaahhhh......
Yang dilakukan hanya memberi yang terbaik untuk anak. Pegel hati deh kalo udah liat status yang ng"bully" dan merasa paling benar.
Yuk, walau di dunia maya kita senantiasa jaga tulisan kita agar enak dibaca, menjadi penyejuk dan bermanfaat.

1 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah mampir di blog ini. Komentar anda untuk perbaikan blog sangat diharapkan. Dilarang memberi komentar yang mengandung SARA dan menyerang pribadi seseorang. Jadilah pembaca dan pengkritik yang bijaksana

 

Copyright © Warna-warni Cerita. Template created by Volverene from Templates Block
WP by WP Themes Master | Price of Silver